Rabu, 08 Juni 2016

The Real Relationship Goals

63



Menurut lo Relationship goals itu yang gimana?
Yang ala-ala abege jaman sekarang posting foto ciuman, kasi kejutan ' Anniv 1 bulan', cium ketek pacar, cium ketek bapaknya pacar, ketek kang somay yang lewat depan rumah pacar? tuker-tukeran baju?
Apa kisah Cinderella, Romeo-Juliet, rama shinta, kisah dua sejoli di atas kapal Titanic? 
Yang gimana?

Menurut gue yang bener-bener relationship goals itu kisah cinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Muhammad SAW.

MasyaAllah~

Tapi serius lho ini.
Oh iya ampe lupa ngucapin Marhaban Yaa Ramadhan ke sahabat-sahabat netizen.

Marhaban Yaa Ramadhan sahabat netizen yang dimuliakan Allah. Selamat berbahagia di bulan penuh berkah ini, jangan sia-siain satu bulan ini yaa. Selain stasiun TV yang bagi-bagi dua juta rupiah, Allah juga bagi-bagi pahala setiap detiknya di bulan penuh berkah ini. Semoga kita senantiasa dipertemukan pada postingan pada blog yang sama di bulan yang penuh berkah lagi tahun depan.
Aamiin..

Bermula saat sang Nabi besar Muhammad bin Abdullah diperlakukan secara tidak layak oleh kaumnya. Seorang gadis kecil bangkit, dengan gagah dia menuju Ka'bah menyumpal mulut-mulut jalang para pemimpin Quraisy yang menghina Ayahnya. Fatimah menghardik mereka tak memberi kesempatan mulut-mulut jalang itu untuk menimpali. Semua bungkam, waktu seakan-akan membeku. Mengagumkan!!

Juga saat Fatimah dengan telaten membersihkan luka pada tubuh Ayahnya, saat Ayahnya pulang dengan penuh luka berdarah dan isi perut unta.

Ali tidak tahu apakah perasaan terhadap karib kecilnya itu bisa disebut cinta?

Ali kagum dengan kesantunan, paras, dan ibadah yang dimiliki Fatimah binti Muhammad sepupunya.
Mereka berdua melewati hari-hari bersama sejak kecil, hingga remaja tumbuhlah perasaan yang Ali sendiripun ragu, apakah benar dia jatuh cinta? Ali tak menampik selalu muncul keinginan untuk selalu berada dekat dengan Fatimah. Tapi Ali bukan laki-laki bodoh, dia pemuda yang beriman, dia terus menerus berusaha menjaga hatinya. Ia pendam perasaan itu bertahun-tahun dengan teramat rapi, boro-boro Fatimah, setan aja sampe kaga tau. Tapi sebagai remaja tanggung yang miskin Ali bisa apa? hanya bisa mencintai fatimah diam-diam.

Ali tersentak mendengar kabar bahwa Fatimah telah dilamar. Laki-laki dengan harta dan pembelaannya terhadap islam yang luar biasa. Laki-laki mulia, sahabat terdekat Rosul. Abu Bakar Ash-Sidiq. Cobaan bagi Ali, belum apa-apa sebagian hatinya rasanya seperti di pukul hancur.

Apalah Ali saat itu dibandingkan Abu Bakar Ash-Sidiq?
Hanya serupa gosokan ale-ale, gak ada yang peduli, percuma aja digosok palingan juga 'Coba Lagi'. Cakep-cakep kalo dapet paling  juga  serebu. Sedangkan Abu Bakar? kawan perjalanan hijrah Nabi, Penyebar risalah garis keras, berdakwah sampai membuat para saudagar kaya Mekah tersentuh masuk islam, memerdekakan banyak budak muslim, secara finansial? beuuh jauh-jauh lebih mapan dibandingkan Ali saat itu. 

"Inilah persaudaraan dan Cinta." 

" Aku mengutamakan Abu Bakar atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fatimah atas cintaku."  bisik Ali remaja.

Ya Allah gemasss~

Sempat putus asa, semangat Ali bangkit lagi saat mendengar kabar bahwa lamaran Abu Bakar Ash-Sidiq ditolak.

MANTAP. LAKI-LAKI SEKELAS ABU BAKAR DITOLAK!! PALAGI KAMU YANG KAYA PINGGIRAN BAKWAN. CIIH BUANG!!

Gak deng.
Lillahita'ala.

Ali mempersiapkan diri, bekerja banting tulang mengumpulkan mahar untuk melamar Fatimah dibalik segala kekurangannya.

Abu Bakar mundur, datang lagi pelamar lain.
Laki-laki gagah perkasa, yang sejak masuk islam sudah menegakkan lehernya, syaiton pun ngacir kalo beliau lewat, bertekuk lutut.

Siapa tebak?

Siapa lagi kalau bukan Umar bin Khatab. si laki-laki bergelar Al- Faruq sang pemisah antara kebenaran & kebatilan. Laki-laki cerdas lagi pula pemberani. Ali jelas kalah telak.

Tapi takdir berkata lain, Umar bernasib sama dengan Abu Bakar.

Luar biasah bukan saudara-saudara.

Semangat Ali semakin berkobar, dia bulatkan tekadnya untuk melamar putri Rasulullah sambil sibuk menerka-nerka pemuda macam apa yang Rasulullah harapkan? laki-laki tampan nan elegan macam apakah yang dinanti-nanti?


Sampai waktunya tiba untuk mempertanggung jawabkan perasaannya, dengan menggenapkan tekad dan keberanian bermodalkan satu set baju besi Ali melamar Fatimah binti Muhammad SAW.

"Ahlan Wa Sahlan"

Itu saja Jawaban Rosul, jawaban yang tidak pernah didapatkan oleh kandidat-kandidat pelamar sebelum Ali.

MasyaAllah

Akhirnya Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Muhammad pun menikah. Menikah dengan sederhana, gak neko-neko pake ngundang artis ibu kota, hidup sederhana, saling membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga. Rumah tangga penuh cinta.

Sampai pada suatu waktu dimana Fatimah berkata pada suaminya. 
"Maafkan Aku, karna sebelum menikah denganmu Aku pernah satu kali jatuh cinta begitu mengagumi dan memendam perasaan  pada seorang pemuda."

Ali terkejut, sambil sedikit dibumbui perasaan-perasaan cemburu, " Kalau begitu mengapa kau menikah denganku? kalau aku boleh tahu siapakah pemuda itu?"

" Pemuda itu adalah dirimu."  Jawab Fatimah sambil tersipu malu . Sambil memukul manja lengan suaminya  dan menyelengkat kakinya sampai Ali terjungkal. 

Anjir kagaklah kalimat terakhir gue ngarang aja.

Ya Allah cuanet sii~

Ali dan Fatimah menjalani rumah tangga mereka dengan penuh suka dan duka, sampai lahirlah buah hati mereka, dua putra tampan Hasan dan Husain yang nantinya menjadi tokoh dan pejuang islam yang luar biasa.

Ada beberapa hikmah yang bisa gue dapet dari kisah cinta Ali dan Fatimah ini.

  •  Ketika Ali merasa belum siap untuk melangkah lebih jauh, Ali memilih untuk mencintai Fatimah dalam diam, untuk memuliakan kesucian diri dan hati nya dan orang yang dicintainya. Dari pada diungkapkan tapi malah menjadi jurang kemaksiatan. Naudzubillah. Biarlah perasaan itu menjadi rahasia antara diri sendiri dan Allah SWT, gausah banyak ceritain ke temen kalo gak penting-penting amat, kamu tau kan jaman sekarang temen suka makan temen?
  • Yakinlah Allah maha tahu semua isi hati hambanya. Betapa indahnya takdir bagi mereka yang senantiasa menjaga hatinya. Orang yang senantiasa menjaga hatinya akan dipasangkan dengan orang yang juga menjaga hatinya dengan baik. Gausah ngoyo nek gak arep serius. Nek mung dolan-dolan, iki ati dudu Dufan.
  • Jatuh cinta harus dipertanggung jawabkan, cinta tidak butuh janji-janji tapi pembuktian. Betapa indahnya jatuh cinta karna Allah, bukan cinta yang dipenuhi nafsu yang pada akhirnya hanya melahirkan pilu.


Ada yang bisa memetik hikmah yang lain?

Weslah ngono ae. Persetan dengan relationship goals ala-ala anak jaman sekarang, kalo cuma jadi jurang kemaksiatan apa yang bisa dibanggakan? Semoga kita senantiasa tergolong orang-orang yang terjaga hati, iman, dan takwanya.   Aamiin.




Biar kaya orang-orang, mari kita beri sedikit quote.

Quote :

" Pacaran jangan,tapi kalo geer-geerin orang doang mah gak papa" 
~ Nasihat penting Remaja 18 thn


















63 komentar:

  1. My relationship goals: to be hurt, to feel lost, to be kicked when you're down, to be left out in the dark.

    Nice post by the way :)

    BalasHapus
  2. Relationship goal itu ketika dua sejoli mengerti akan keadaan mereka masing-masing. Bukannya cuman chat-smsan tiap hari, bukannya saling pasang nama pacar di display bbm/line,dll, tapi saling menguatkan nilai kepercayaan. Itu yang penting

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntapp!!
      percuma di chat tiap hari kalo gak diseriusin kan ya?
      itu doi apa operator seluler?

      Hapus
  3. Relationship goal gue itu--->
    NIKAHIN!!

    percuma pacaran bertahun-tahun tapi nikahnya sama yang lain, ini hati bukan halte yang bisanya cuma jadi tempat singgah doang

    BalasHapus
    Balasan
    1. SETUJU!!

      jangan cuma bisanya nyakitin ya kak. :')

      Hapus
  4. bener Vira. Goal ituu nikaahh... yuhuuuyy..........!!

    emang Subhannallaaah banget kisah Ali dan Fatimah..


    jangan percaya kalo cuman bilang cinta, siapa tau cuman niat bikin geer doang. percayanya kalo udah bawain mahar aja deh biar gak banyak makan ati.. hehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuhuuy.
      Jadi kapan nikah mbak arum? kok malah kayak adeknya mbak arum gini suka nanyain kapan nikah. :')

      Hapus
    2. Nikah aja gacukup
      Abis nikah-setia-mpe maut memisahkan eaaaaaak

      Hapus
  5. quotenya bener bener kampret....
    BTW relationship goal itu bisa langgeng walaupun jarak mememisahkan kita... #EEAAA

    BalasHapus
  6. Duh~ Bisa aja sih si Dibah bikin orang senyam-senyum kepengen. Post-mu iki loh! Tempe bener sih! Kan aku jadi mau dihalaliiiiiin!

    Iya, Dib. Bener. Setuju. Nggak terbantahkan lagi deh apa yang kamu tuliskan di sini. Lagian, untuk umur kayak aku yang nggak bisa dibilang remaja lagi, rasanya aneh kalau mau relationship goals ala-ala mereka yang cium ketek apa segala macem. Btw itu quotenya nice! Thank you. Tapi aku mau geerin siapa? Yang ada aku malah yang kegeeran sama orang :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeaah, Mif. Umur yang udah tua gini :(

      Hapus
    2. Yaudah halalin aja, yang ngehalallin udah ada belom?
      hahaha, sudah tidak bisa dibilang remaja lagi. :')
      geer-geerin siapa gitu kek. hahaha :D

      Hapus
  7. duuhh postinganmu dib, keren banget.
    luar biasa ini kisahnya ternyata, masyaallah.
    aku mau koment apa bingung tapi yang jelas ini bacaan yang bagus, jadi tau kisah cinta Ali sama Fatimah.
    oh iya marhaban ya ramadhan.
    kalo gitu gak usah pacaran contoh kayak kisah ini.
    quotenya bagus, dib.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, semoga mampu menginspirasi laki-laki mapan utuk menyegaerakan menikahi pacarya, dipacarin doang kagak dikawinin.

      Hapus
  8. Relationship goals itu ketika Drupadi punya 5 suami dan menyayangi ke 5 suaminya dengan setulus hati, atau ketika Veer merelakan waktu Icha meninggal -> korban India.

    Orang-orang diatas pada kebelet kawin semua ya, pada beringas minta dihalalin. Emang sudah punya seseorang untuk menghalali?

    Bacanya sambil senyum-senyum sendiri, pas Fatimah bilang mengagumi pemuda yang ternyata pemudanya itu Ali. Ciyee yang cintanya tak bertepuk sebelah tangan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heh ini bocah keracunan ANTV nih. -_-
      hahaha nah tu dia!!

      ciyee ciyeee~

      Hapus
  9. agak linu-linu emang lihat relationship goal jaman sekarang.
    nyium ketek kok diumbar-umbar sih zzzz....
    padahal tuh lelaki berketek yang dicium belum bentuk nikahin *eaaaaa

    relationship goals? tentunya MENIKAH -> MENUA BERSAMA.
    kalau cuma nikah doang sih ya.......... kuraang kalau aku hahah.
    maunya beruban sama-sama, lihat cucu cicit sama sama.. bakan nyebokin eeknya cucu sama-sama LOL *mendadak bahagia bayangin ini padahal jomblo*

    suka quote terakhirnya hahhahahaha tapi aku malah korban yang sempet kegeeran LOL. sedihlah sedih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, menggelikan ya teh. :')

      Ntap, iyalah sampe tua. masa kaya selebriti doang kawin cerai. :')
      Hahhaha, nikmatnya relationship dibawah ridho illahi yaa. ;D

      Hapus
  10. Dib, ini mau bahas soal Relation atau soal bola sih? Kok pake goal segala? XD Pange masih polos soal ini.

    Buat Pange sih, Relation yang sebenarnya itu menerbitkan buku nikah bareng dia. Dan saling mengisi antara kelemahan dan kelebihan. Nah, kadang hal sepele gitu, sering membuat pertengkaran. Ya alasannya simple, ngerasa tiba-tiba gak cocok.

    Manusiakan punya sisi yang berbeda-beda, makanya melengkapi kekurangan pasangan itu hal yang baik. Biar tidak ada dusta di antara kita. Gitu..

    Intinya, NIKAH LEBIH BAIK. OKE!!! KELAR KOMENTAR INI, KEKNYA GUE HARUS NIKAH. *MAAF, CAPSLOCKNYA NYALA SENDIRI. XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. #PANGERANMENIKAH2016
      #PANGERANMENIKAHHABISLEBARAN

      Hapus
    2. Maspang ih bukan goal yang ituu :''')
      eeaaaa setiap orang akan menerbitkan buku pada waktunya, baik itu sendiri atau berdua.
      HAHAHAH
      KAYANYA MAS PANG HARUS BURU-BURU SEBAR UNDANGAN DULUNIH BARU NIKAH.

      Hapus
  11. Pelajaran yang bisa diambil dari postingan Adibah kali ini adalah

    "Ale-Ale sudah ada sejak jaman Rasulullah dulu"
    Subhanallah !! Kalah ta nek banyu zam-zam ae !!

    Subhanallah ini postingan bikin merinding banget sumpah, apalagi kalimat terakhir Fatimah yang bikin semua cowok didunia ini gelepar-gelepar.
    Hmmm semoga dipertemukan dengan sosok yang seperti Fatimah :)
    Yang melihat calon bukan dari harta dan ke femessannya, tapi benar2 dari hati nya.
    Tapi menilik Relation ship goal jaman sekarang.
    Kemungkinan berhasil cuma 1 banding 1 juta.

    Cewek sekarang lebih milih cowok yang ketekya wangi.
    Biar bisa dicium dan diaplod di IG.

    Susah ketek berbulu lebat kayak aku gini bersaing :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Azkaaaaa! Lebat mana sama jambangnya Adam Levine? 😂

      Hapus
    2. MasyaAllah, Banyu zam-zam tah lewaaat!!

      Hahaha, gelepar-gelepar koyo iwak kurag banyu. :')
      Aamiin.

      :(((((((((((((((

      cha jambangnya adam levin kan cuma bekas cukuran gitu yang kalo dipegang geli-geli doang. :(

      Hapus
  12. Poin ke tiga semacam pernah gue singgung, ya.

    Gue juga inspired sama kisah cinta yang satu itu. Romeo-juliet mah ga ada apa-apanya (lagian gue ga ngerti apa yang dimaksud cinta sejati dalam kisah Romeo-juliet)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahah iyakbenar sekaleh.
      Cinta yang dipertanggungjawabkan atas nama Allah ya. :D

      Hapus
  13. Yak. Quotenya emejing. Geerin orang sampe baper sih gapapa ya, Dib. :D
    Huwaaaaaaaaaaa ini nih yang bener-bener relensensipgol. Bukan saling tuker baju, gendong di pundak, cium ketek pacar atau apa apalah.

    Salut dengan kerja kerasa dan kemantapan hati Ali. Uwuwuwuww

    Fatimah jago juga euy. Bisa nyelengkat kaki Ali. HAHAHAHAHAAA BANGKEE MEMANG. AKU NGAKAK DI BAGIAN ITU, DIB

    Fatimah-Ali. Relationship goals yg bener bener menginspirasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahah, sungguh yang membisikan quote ini kepadakuh adalah orang yang inspirasional sekaleh. :')

      uwuwuwuuw, wulan jugak pengen nyelengkat kaki suaminya nih, cari dulu lan siapa yang bakal diselengkat. :p

      Hapus
  14. Gue pernah baca, Nabi Muhammad itu pernah mimpi Ali sama Fatimah gitu. Makanya akhirnya lamaran Ali diterima. Tau nggak? Nggak tau kaaan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya itu ada, sebenernya Nabi Muhammad sempet tau, jadi nungguin Ali ngelamar ya. :')

      Hapus
  15. Yang bikin kagum dari kisah Ali itu ya waktu beliau mencintai diam-diam, sampai setan aja nggak tau :'

    Duuuh, pada waktu itu, moment unyu-unyu imutnya lebih unyu dari sekarang ya :')

    relationship goal yang bener-bener dicari sih kalau ini :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. ulululu~
      Begitu hebatnya dia menyimpan perasaan yaa. :3

      Hapus
  16. geer-geeran ntar ujungnya baper ƪ(‾ε‾")ʃ
    kisah cintanya inspiratif ni. walaupun gue rada gedek sama istilah korek2an ale-ale =3=)
    semoga istriku nanti seperti siti fatimah :') :'*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syalalalalal~ ƪ(‾ε‾")ʃ

      Aamiin yaa rabbalalamin.

      Hapus
  17. Tsadesshhhhhhhh. Pengen deh jadi Ali. Ali Baba. #Krik

    Sungguh uhuy banget postingan ini. Setelah baca jadi pengen langsung nikah. #BesokNikah #PejuangNikah

    BalasHapus
    Balasan
    1. sodara-sodara mari bermurah untuk tertawa..

      Heh, kuliah dhisik main kawin bae.

      Hapus
  18. Percuma relationship goal kalo gak real. Hmmmmm.
    Yang penting bahagia. Weeeek. \:p/ *kabur naik gojek*

    BalasHapus
  19. sekarangmah orang pada ga jelas, Relationship goalsnya cium ketek pacar, tukeran baju cewe ke cowonya - baju cowo kecewenya. ah ga waras orang-orang sekarang..

    Yang namanya Relationship goals ya nikah ..
    gimana sih ni orang-orang..
    *loh ko gue emosi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang ih. btw, kita juga orang sekarang lho ini.

      Hapus
  20. Duh. Ada kan ya perempuan yang seperti Fatimah binti Muhammad itu lagi sekarang? Hahhahaha.

    Hikmahnya itu, yok yok yok cari pasangan yang seperti Fatimah. Hahahahha.
    Kisah yang Ali melamar dengan hafalan tiga kali baca surat Al-ikhlas nggak ditulis nih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada insyaAllah, jadilah seperti Ali bang Dar, agar dapat yang seperti Fatimah. :')

      Hapus
  21. homina homina homina... ngolah cerita yang udah bolak balik gue baca dengan cantik. keren koe, Rif.
    ((rif)) ya allah~

    hikmah lain, hmm setelah Fatimah meningal, Ali meniqa lagi. hmm..

    BalasHapus
  22. Ya raaabbb...
    Dibah keceh banget
    Bahkan cerita islamipun kamu ceritakeun dengan gaya yang asique, ahai
    Ga semenjemukan kutbah jumat yang ga kelar2...
    Ciyus ini mah bentuk syiar yg bisa jadi bikin remaja tambah cinta dengan islam
    Yup hati iki udu dufan, opo maneh mol senayan haha jadi jangan coba2 bermain main ato blanjain banyak cinta alias tepe tepe ke banyak orang klo ga serius
    Ntapppp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gue kece dari lahir ke ce ke ce.
      Aamiin..
      tau tauan banget soal khutbah jum'at mbak nit. :')

      Setujuh!! iki ati dudu mall senayan, sing mok parani mung tanggal enome, karo nek bingung arep dolan-dolan. :')

      Hapus
  23. Aku ngakak pas baca tulisan "netizen" hahaha aku kaya lagi baca detik com apa kompas :)) oke baik lupakan~

    Kenapa ya sekarang semuanya pake goal-goal? Pusing pala incess bacanya. Ada yang pacaran terus mesra dikatain relationship goal, ada yang keluarganya harmonis dikatain family goal, ada cewe badannya bagus dikatain body goal. ADA APA DENGAN GOAL YA ALLAH HELP FASYA GAK PAHAM.

    Oiya lupa mau komen tentang relesenship, menurutku ndak ada goal-goal-an. Karena semuanya harus berkembang, bertumbuh, gak hanya dengan satu-dua tujuan aja. Hmmm kalau gaya penulisan kamu, ku setuju sama mba Nita di atas, gaya tulisannya asique~ ku jadi nambah inpoh ugak!

    Ah tapi kamu mah emang syelalu asique sih nulisnya. Fufufu~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahha
      oke aku udah lupa teh.

      HAHAHA iya ih gatau, mungkin segitu itu harapan termentok mereka. cakeeeep dewasa sekali opini sahabat netizen yang satu ini. ;'3

      umumumu, sa ae nih teh fasyi, kasih gopek juga nih.

      Hapus
  24. Wow, sughoi, keren banget, tulisan lo menginspirasi pembaca banget, lebih tepatnya sih buat orang-orang yang masih ragu mau lanjutin relationship dengan diksi "pacar" atau mau di upgrade jadi "istri", entah mungkin sehabis orang-orang baca tulisan lo pada langsung terprovokasi buat nikah, liat tuh, pangeran wortel sampe mau buat buku soal nikah, semoga jadi biar kita sama-sama baca bukunya, apalagi buat readers postingan ini wajib banget. Hehe :D

    What a nice post syarifa. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahah aamiin terimakasih.
      itu mas pang bukan mau bikin buku ttg nikah, tapi mau bikin buku nikah gitu mau berumah tangga ceritanya.

      Hapus
  25. ASTAGFIRULLAH, BIKIN ORANG GE-ER ITU TERMASUK DOSA. Parah nih quote-nya, soalnya gue sering ge-er. Haduuuwh. :')

    Aduh, sepertinya kamu kelebihan yodium deh. Kurang-kurangin ngisep pinggiran bakwan. Parah.

    Sering-sering bikin ginian dong. #banyakmaunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ASTAGHFIRULLAH ROBBY SERING KE GE-ERAN.

      Heuuheuu~ perkataanku dibalik masak sama anak SMA :'''''')
      *brb nangis dulu sekebon*

      Hapus
  26. Baru kali ini nemu tulisan di blogmu yang begitu luar biasa dib :')
    Benar benar mencerminkan tekad #AdibahSholehah :')
    Subhanallah

    BalasHapus
    Balasan
    1. (( Baru kali ini nemu ))
      segitu hinanya blog gue. :''''''')
      *nangis sekebon binatang ragunan.

      Allahu Akbar!!
      bulatkan tekat untuk Adibah yang lebih sholehah #Adibahsholehah2016

      Hapus
  27. Ahhkkkkkk Fatimah.

    Sekarang tau kenapa banyak banget orang tua yang namain anaknya fatimah. Ternyata inspirasinya dari sini. Keren lah.

    Ini sekarang gue yakin anak-anak kekinian yang suka pamer pacar diinstagram, baca ini pasti bakalan malu nih.

    BalasHapus
  28. HAHAHA jadi nostalgia sesuatu kan ah, Bah. Semasa SMA, pas lagi alim-alim nya, Kagum banget sama kisah Ali dan Fathimah. Sampai ku bikin ini jadi plurk di medsos Plurk. Duh sampai sekarang masih ada kali tuh plurk nya. Kalau diingat-ingat lagi, terkadang bikin ketawa sendiri aja ahahaha. Kisah mereka emang dabest lah pokoknya.

    Kalau hikmah dariku sih, dunia itu gak selebar daun kelor. Dari sisi Abu Bakar dan Umar ya mereka pasti tetap strong karena masih banyak wanita yang gak kalah luar biasanya dibanding dengan Fathimah.

    BalasHapus
  29. Relationship goals itu siapanya goal bunuh diri?

    BalasHapus