Selasa, 23 Februari 2016

Al - Fatih Pemuda Hebat Penakluk Konstantinopel

85

Sekali-kali gua mau nulis yang bermanfaat gitu kek ya, biar salah satu cita-cita gua agar bermanfaat bagi bangsa dan agama bisa terkabul, biar sedikit juga.

dari gugel, gak sempet selfie bareng

Rasa penasaran gua terhadap nama adek gua yang paling kecil, akhirnya melahirkan tulisan ini.
Nama adek gua Abdullah Fatih Ar-royyan, sebelumnya gua udah tau arti Abdullah sama Ar-Royyan di nama adek gua ini, sampe akhirnya gua penasaran sama kata Fatih yang jadi nama tengah nya si Royyan.

Saat gua coba ketik dan klik search di gugel nama Fatih, ternyata muncul lah ribuan kisah tentang Sultan Muhammad Al-Fatih, seorang pemuda 21 taun yang telah mampu menaklukan Byzantium atau Konstantinopel.

Gila gak sih? 21 tahun menaklukan kekaisaran romawi kuno di Konstantinopel.
Emang pemuda jaman sekarang? 21 taun boro-boro menaklukan Konstantinopel, menaklukan hati gebetan aja gagal muluu gimana hati mertua? Apalagi Konstatinopel dah?.

21 tahun udah bisa memimpin ribuan pasukan, lah pemuda jaman sekarang? 21 tahun masih sibuk ngumpulin like instagram.

Benar-benar anak muda yang hebat, Anak muda yang cerdas lagi bertakwa dan memiliki tekad yang kuat serta tampan lagi rupawan. Kalo beliau lahir di jaman sekarang pasti fulowers nya udah bejibun,yang mau pada endors juga udah pada ngantri. Justin Bieber mah lewaat. 
Ya Allah adain yang kaya gini lagi Ya Allah, untuk hidup yang lebih baik.  

Al-Fatih seorang Sultan Turki Ustmani, Pemuda Dua Puluh Satu tahun lahir 30 Maret 1432 Putra dari Sultan Murad II. Pemuda cerdas yang menguasai 6 bahasa, menjadi pakar dalam ilmu peperangan, sejarah, geografi, syair, seni dan ilmu teknik terapan lainnya, pandai berkuda dan selalu menjajal kemampuan fisiknya di medan laga. Sejak baligh hingga tutup usia tak pernah sekalipun luput sholat wajib, tahajjud dan rawatib nya.

Al-Fatih yang sejak kecil selalu memperhatikan upaya-upaya yang dilakukan Ayahnya dalam menaklukan Konstantinopel, hingga menjadikan nya obsesi dan cita-cita untuk menaklukan Kota yang di duduki kekaisaran Romawi Kuno tersebut.

Si Al-Fatih ini gurunya banyak. Tapi yang paling besar upaya nya dalam mendidik Al-Fatih menjadi Panglima perang yang hebat adalah Aaq Syamsudin yang masih keturunan Khalifah Abu Bakar As-sidiq r.a. Seorang guru yang luar biasah, tak pernah berhenti mendoakan muridnya, dan meyakinkan Al-Fatih dengan cara mengatakan, "Al-Fatih, kamu lah yang akan menaklukan Konstantinopel" setiap harinya.

Doktrin-doktrin seperti itu yang pada akhirnya menguatkan tekad Al-Fatih untuk menaklukan Konstantinopel. Penaklukan Konstantinopel yang selama 8 Abad menjadi mimpi bagi para khalifah dan pemimpin Islam lainnya, kelak akan diwujudkan oleh seorang pemuda Dua Puluh Satu tahun ini.

Dalam penyerangan nya Sultan Al-Fatih beserta pasukan melakukan penyerangan luar biasa dari berbagia sisi. Konstantinopel yang dikelilingi benteng-benteng setinggi 18 meter berlapis tiga, dan rantai-rantai besar di Selat Bosporus serta terlindungi oleh barisan bukit Galata, bukanlah medan yang mudah untuk ditembus.

Nah disini nih, pola pikir Al-fatih yang out of the box pun muncul. Tak dikira dan tak dinyana oleh pasukan Byzantium kalau pada akhirnya pasukan Al-Fatih muncul tiba-tiba dari balik perbukitan Galata beserta 72 kapal nya. Dengan kecerdasan yang dimiliki Sultan Al-Fatih 72 kapal berlayar di tengah-tengah perbukitan, dibantu oleh sapi-sapi jantan, dan beberapa laki-laki yang ikut menarik kapal dengan mengikat kan dirinya dengan tali ke badan kapal. memindahkan 72 armada dalam waktu semalam. 

Armada kapal ya. 
Bukan yang Aku rela pergi pagi pulang pagi yaa


Subhanallah..

Mereka sampai di wilayah Golden Horn yang memiliki pertahanan lemah dan menyerang Konstantinopel secara membabi buta.

Saking terkaget - kaget nya pasukan Byzantium dengan apa yang dilakukan Sultan Al-Fatih beserta Pasukannya, membuat pasukan Byzantium pecah konsentrasi dan kurang percaya diri terhadap pertahanan yang mereka lakukan. 

29 Mei 1453, Akhirnya Konstantinopel atau yang sekarang lebih dikenal dengan Istanbul jatuh ditangan seorang anak muda berusia Dua Puluh Satu tahun. Dengan segala tekad mewujudkan mimpi para khalifah serta pemimpin islam 8 abad yang lalu. Dan yang pasti membayar lunas apa yang sempat Rasulullah s.a.w katakan : 


"Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam, Pemimpin yang menaklukan adalah sebaik-baiknya pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baiknya pasukan."
[ H.R Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335 ]



Selain baca kisah nya gua juga sempet nonton film nya dengan judul "Fetih 1453", ya walaupun gua nonton nya sambil di skip-skip karna lebih tertarik pas bagian perang-perangan nya doang. 
Kisah yang bener-bener bikin gua jadi mikir. Di usia yang 18 otewe 19 taun ini apa yang udah gua lakuin dan berguna bagi orang lain? Gua udah melakukan perubahan apa aja? Ini gua idup segini lama nya udah kasih manfaat apa aja buat orang-orang terdekat?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Ternyata enggak ada.



Yhaa~

sumber


Gua sih terinspirasi banget sih sama sosok Al-Fatih ini, diusia yang masih terbilang sangat muda, udah bisa bikin perubahan. Semoga sahabat netizen yang dimuliakan Allah bisa terinspirasi juga yaa.

Dari kisah Al-Fatih ini gua dapet beberapa point, diantaranya :

Tentang kekuatan sebuah do'a. 
Segala upaya tidak akan membuahkan apa-apa tanpa campur tangan Yang Maha Kuasa. Segala sesuatu terjadi atas Ridho-Nya.
Kekuatan sholat di sepertiga malam. Waktu ajaib bagi seluruh umat. Waktu dimana bisikan panjang pada sejadah yang basah memantul menembus lapisan langit.

Tentang kekuatan seorang guru.
Murid yang hebat lahir dari guru yang luar biasa. Mendidik dengan hati, penuh kesabaran, turut mendoakan setiap langkah dari anak didiknya. Bagaimana hebatnya sebuah kata-kata yang sama yang di dengungkan berkali-kali. Menanamkan rasa percaya kepada siswa bahwa mereka bisa, bahwa mereka lah yang akan membawa perubahan diatas Dunia.

Tentang kekuatan sebuah mimpi. 

Mimpi yang bukan hanya sekedar bunga tidur saja.
Mimpi besar yang apabila diringi dengan tekad yang kuat serta aksi yang hebat pasti akan terwujud. 
Mimpi sejak ber abad-abad yang lalu sekalipun. 
Bagaimana hebatnya sebuah mimpi, yang mampu membuat pemuda berusia 21 tahun menyibak pertahanan benteng 3 lapis sekalipun.

Indonesia butuh banget nih pemuda-pemuda model Al-Fatih gini, pemuda-pemudi  yang pandai dan memiliki tekad yang kuat. Sholat nya enggak pernah lewat. 

Pemuda yang turut memikirkan masa depan Bangsa, gak cuma bisa nya meratapi chat yang sedari tadi cuma di read doang sama si Dia.

Pemuda-pemudi berjiwa kepemimpinan tinggi, serta tekad dan upaya tak tertandingi.

Semoga Royyan, yang dinama tengahnya ada Fatih nya, bisa jadi pemuda sehebat Al-Fatih ini. Gak usah repot-repot nakhlukin Konstantinopel juga sih, cukup jadi anak yang berguna bagi Nusa dan Bangsa aja, semoga dapat membawa perubahan agar Indonesia menjadi lebih baik. :')

Ini tugas Royyan berat banget deh, ngemban nama Fatih, padahal bocahnya masi SD kelas satu, hobinya juga masih ngancur-ngancurin layangan sama nyerokin ikan di got depan rumah. :')

Tapi gakpapa. Bukankah Nama adalah do'a?







Postingan ini ditulis dua kali :') yang pertama tinggal klik posting malah ke Ctrl + Z terus gabisa di undo lagi. Postingan yang udah tinggal klik publikasi malah ilang tak berbekas. Kan sedih. Ini tulisan sengaja dibikin kecil, biar gak ada yang baca, soalnya gak penting juga. 

85 komentar:

  1. huwaaalah mb salah satu idola ane juga nehhh, keren mb, wish ternyata udah nonton juga tuh filmnye yang FEITH 1453 keren yah mb filmnya cuman eghhhh nya masih kurang dan antiklimaks menurut ane, soalnya nggak diliatin eh tiba-tiba Raja byzantium mati trus grand duke Noataras maen di tangkap aja, eh ini ngapa jadi review film yak :3

    eh mb mending si Royyan jadi wakil ane nanti kalau ane jadi presiden trus kita berdua bakalan menaklukan Asia dan dunia gHAAgHAHAHAHAHAHAHAHAHAk *ceritanya tertawa jahat cuman nggak jahat-jahat amat*

    BalasHapus
    Balasan
    1. toss dulu sini-sini *toss*
      Iya film nya kurang greget, lebih greget apa yang gua bayangin pas baca kisahnya.

      Tidak akan kuizinkan dia berkolaborasi dengan kampret macam engkau. -_-

      Hapus
  2. HAHAHAHAAA AKU BACA TULISAN KECILNYA DIBAH. AKU BACAAAAA :'D
    Sedih amat itu nggak bisa diundo. Tapi nggak papa, demi tulisah Al Fatih. Semoga kelak kamu akan dapat jodoh yang jiwanya seperti Al Fatih. Amin

    Aku baik, ya. Tapi sering dijahatin, disakitin, percuma sih. -_-

    Gilaaa gilaaa itu umur 21 udah naklukin Konstantinopel. Keren ajeb.
    Taktik dan ide penyerangannya juga luar biasa. Salut sama abang Fatih.

    Bhahaha, Royyan masih anak-anak. Nggak papa. Nama adalah doa :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Lan. :') cri sekebon gua mah.
      Tapi hebat gua niat banget ampe nulis dua kali, biasanya juga gua tinggal terus milih nulis yang lain. :')
      aamiin. Ya semoga yang sekarang gak nyakitin yaa. :*

      Aamiin. masih bocah banget Royyan mah. :')

      Hapus
  3. 21 tahun naklukin kostantinopel. Lah saya, umur 19 tahun, udah naklukin San Andreas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yhaa yhaaa~
      GTA mah, anak SD juga bisa. :p

      Hapus
    2. Eh jangan anarkis Wulan, ini kan ceritanya postingan yang syariah.

      harusnya kalimat nya diganti.
      "Bang Uben mari saya antar ke tepian Neraka."

      Hapus
    3. ..... itu juga pasti pake cheat

      Hapus
  4. sering-sering aja bikin posting bermanfaat kayak gini, udah nebar ilmu, nebar wawasan, nebar motivasi, nebar teladan, sampe nebar pesona, eh (skip yang terakhir). merinding juga baca ceritanya al fatih, gimana mindahin armada dalam semalam (bukan "armada" yang bawa2 gitar lho ya). ada kekuatan doa, mimpi, keteguhan hati, dan pembuktian keyakinan (iman) yang kuat dalam cerita al-fatih ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah. :))

      Iya gila keren banget parah si.
      Semua ikut ambil alih dalam penaklukan besar-besaran ini. :')

      Hapus
  5. Mba umurnya 18 tahun
    Wah tuaan mba ya
    Saya baru 17 tahun loh mba
    Berarti masih ada kesempatan buat naklukin konstantinopel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yhaaa aku tuaa. :(
      tapi keren. gapapa.

      Sok atulah konstatinoprl udah berubah jadi Istanbul.

      Hapus
  6. seringkali gue denger konstantinopel, gue kira konstantinopel itu nama lain dari yunani, eh ternyata istanbul turki itu ya -_- ips gue jelek nih.

    ya kalau dikaitkan dengan pemuda jaman sekarang diusia 19-22, paling banyak mikirin tugas sama kerjaan atau apalah namanya, bukan kayak beliau dulu yang pingin menaklukan konstantinopel.
    semoga si royyan juga gitu dah, seenggaknya ada salah satu sifat yang diambil dari muhamad al-fatih. amin~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yhaa.
      jadi nambah dong ini ilmunya.
      yess aku bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Yess \o/~~~

      Yha, yang masih mikir tugas si alhamdulillah, yang malah sibuk galauin pacar itu yang bahaya~

      Aamiin.

      Hapus
  7. Filosofis sekali nama adek lu, Bah. Gue malah nggak ngerti apa arti nama gue ehehe. Nggak deh, gue tau kok.

    Hmmm... ini cerita copas dari mana? Apal bener :p

    21 tahun jaman sekarang itu, ngeblog terus ngepost tentang kopdar. Hahaha, euforianya masih kebawa. Harusnya bisa jadi panutan ya. Kalo ditelisik, tokoh-tokoh Islam banyak yang bikin merinding baca perjuangannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha Alhamdulillah.
      semoga enggak nama nya aja yang hebat, tapi jiwa yang punya nama juga hebat.

      Tolong ya dikondisikan, ini asli nulis sendiri, ampe diulang dua kali. :')

      Hahaha iya ih, mau ngepost tentang kopdar tapi masih agfak lupa sama detailnya. nunggu yang lain nulis dulu deh. :3

      Iya Subhanallah. Allahu Akbar!! Semoga kita semua bisa meneruskan perjuangan-perjuangan mereka.

      Hapus
  8. Sebagai pecinta turki *terutama cowoknya* #eh
    Abis ganteng-ganteng (=^ ^=)

    Waktu ambil kelas bahas turki aku sempet dijejalin berbagai macam budaya, termasuk soal sultan al fatih, eh btw al fatih dijadiin nama jalan juga disekitaran istanbul, eh bukan jalan sih macam komplek sisa-sisa peninggalan Turki lama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yhaa. kebanyakan nonton Elif ni pasti udaah.

      Wah keren. untuk mengenang jasnya kali yaa.

      Hapus
  9. Bukannya CINTA itu Bagindas? :/

    Sedih amat ampe ngetik dua kali. Wakakak.

    Btw, dia umur 21 tuh udah keren banget. Lah, guaaaa? Masih nganggur gini. Ya, Tuhaaan. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mampus.
      gua langsung browsing.
      dan ternyata gua salah.
      Langsung ganti lagunya.

      Aku pantas di hukum rajam .:'((((

      Gapapa, semangat. Dua kali sekalipun.
      Yhaa, ayo berubah, jangan menyerah. kobarkan semangat Al-Fatih di dada mu.

      Hapus
  10. soalnya di negara kita enggak ada perang, anak mudanya jadi lemah, cuma kuat begadang stalking gebetan. :( apa perlu mereka kiota lempar ke Iran? #lalugueyangdilemparkeafganistan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heuuheuu.
      kurang nelangsa ya hidupnya jadi lemah.
      Padahal banyak anak-anak muda yang hebat namun tak dapat tempat.

      Jangan dong. masa mbak apri cantik mau di lempar ke Afganistan. :')

      Hapus
  11. wih, keren juga itu orang ya. baru 21 tahun, udah sekuat itu aja.
    duh, konsttatinopel, jadi flashback ke pelajaran sejarah kelas 11. ampun deh. tapi, eman bener kata lo. si doi emang hebat banget, pemuda 21 tahun yang menginspirasi. kalau pemuda 21 tahun zaman sekarang... menaklukan hati cabe-cabean saja masih labil~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya subhanallah.
      Mari berlomba-lomba menjadi muda dan berprestasi. :D

      (( Hati cabe-cabean ))

      Hapus
  12. Baca postingan kamu ini udah kayak nonton Berita Islami Masa Kini Trans TV, Dib. Apalagi pas kalimat sahabat netizen itu, aku gatal pengen ngedit jadi sahabat beriman. Kereeeen Dibah.

    Fatih memang pantas jadi panutan banget. Baru kepala dua udah naklukin Konstantinopel. Btw itu beliau meninggalnya pada umur berapa, Dib? (Pake nanya lagi Cha, padahal bisa aja googling)

    Pas banget aku 21 tahun. Otewe 22 sih. Tapi aku masih nggak tau apa yang udah aku lakuin buat orang lain, dan apa itu ada gunanya. Mungkin nggak ada. Huhuhu.

    Ya, semoga si Royyan jadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa ya. Siapa tau dia bisa bikin layangan hasil karyanya jadi go internasional. Yeeaaaah :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngahaha :D
      terus yang ngomong "Sahabat Beriman" tengku Wisnu yaa.
      Masayaallah. :D

      Beliau meninggal pada usia yang masih terhitung muda ca, masih 49 taun.
      Muda kaya-raya, kamu gak mau yang kaya Al-Fatih?

      Ayoo mulai sekarang perbanyak amalan yang erguna bagi orang banyak. Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi saudaranya?

      #AdibahEdisiSholehah

      Aamiin ya Rabbalalamiin. :))

      Hapus
  13. Mau gimana lagi kehidupan zaman dulu dengan zaman sekarang jauh berbeda, dan menemukan orang seperti fatih yang bisa menaklukan yang disebutkan diatas nggak mungkin ada kalaupun ada di ibaratkan 1000 :1 neng hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan gak mungkin sih mbak.
      Justru seharusnya pemuda jaman sekarang itu bisa lebih baik dari si fatih ini. di dukung dengan berbagai kemajuan tekhnologi dan mudahnya akses jaman sekarang paling enggak muda-mudi jaman sekarang bisa beraksi jauh lebih hebat dari pada sosok Al-Fatih.

      Oke mungkin menaklukan konstatinopel udah gamusim lagi, paling tidak perjuangan mereka bisa disalurkan dalam bentuk karya, dan memajukan bangsa bisa dimulai dari sekarang.

      Hapus
  14. Uhuyyyy Akhirnya blog dibah ada bahasan tentang khilafah Islam nya .. subhanallah !!
    Hahaha ..

    21 tahun sudah membuat perubahan besar di dunia. Menaklukkan Konstantinopel, sedangkan gue juga udah membuat perubahan besar di .. clan COC gue. menaklukkan clan bangsa lain. Beda Tebel lah !!

    Waktu TPA pernah diceritain Ustadz soal kegagahan pemuda Fatih ini. hmmm keren banget.gue baru tau kalo ada filmnya, cari ahhhh

    Semoga Adek kamu bisa meneladani sifat2 dari Al Fatih ini ya ?? Minimal bisa menaklukkan hati gebetannya lah kalo udah besar nanti .. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. ini biar blog nya berkah jadi sekali-kali nulis yang beginian. :D

      Yhaaa. beda tebel bangeet.
      yang disono sampe ada pertumpahan darah, yang disini malah pertumpahan kuota dan batre smartphone.
      warbiyasak tekhnologii.

      Aamiin yaa Rabbalaalamiin.
      semoga jadi anak yang berguna kelak.

      Hapus
  15. Saya jadi terlarut sama ceritanya sampe serius banget bacanya heheheh mudah-mudahan pemuda pemudi sekarang bisa ambil pelajarn dan inspirasi dari sini ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin iya mbak. semoga Indonesia gak kekurangan pemuda-pemudi model Al-Fatih gini.

      Hapus
  16. 21 tahun? Aku gak tau jadi apa soalnya aku belum umur segitu -> apaan ini?

    Kalo berjuang diumur segitu secara realistis yah bisa dengan dimulai lulus kuliah terus mulai mengabdi ke daerah yang terpencil terus ngajar disana. Kalo yang dokter mengobati warga di daerah yang terpencil.

    Jadi inget kata-kata bu Risma "semua anak itu punya suksesnya masing-masing"
    Semoga kita bisa meneladani sifat dari Muhammad Al Fatih ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga belom sii.
      Ayo harus punya target !!

      ya sabi laaah sabii.

      Masyaallah. iya sukses juga relatif si, gak selalu yang kaya raya, kipas-kipas duit gitu. asal bisa menjadi manusia berguna bagi sekitar nya, menurut aku udh bisa diseut sukses.

      Aamiin YRA.

      Hapus
  17. 21 tahun masih sibuk ngumpulin like instagram. ini kayak di tabok gitu deh, wkkw.

    Btw itu lahirnya 1432 SM ? Atau hijriah ? atau sebelum indonesia merdeka ? wah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. merah dong ditabok?

      1432 Masehi lail.
      wah lail, berasa lagi baca novel hujan. :')

      Hapus
    2. Wah novel hujan mah.. di masa depan. Kalau masa depan kamu, sudah ada calon untuk menghabiskan hidup bersama?
      hihi

      Hapus
    3. btw aku pernah denger cerita soal ini di buku 99 cahaya di langit eropa. Jadi agak familiar gitu cerita nya. *ini baru inget*
      *harus nya komentar begini dari kemarin*

      Hapus
  18. Diketik dua kali...sepanjang ini...kamu sungguh pejuang yang patut diteladani...

    kalo disuruh negabandingin diri, ini gue jauh banget. jangankan narik kapal, ke atas bukit, narik perhatian aja nggak bisa.

    Kalo nggak salah, Royyan itu artinya bagus deh, nama salah satu pintu surga. mungkin gakperlu lah narik kapal ke bukit buat naklukin konstantinopel, cukup narik tali layangan yang melintas di jalan biar gak kena leher orang juga udah cukup mungkin buat masuk surga~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masyaallah.
      aku terharuu. :')

      *puk-puk* gapapah yang penting bisa narik tambang. biar juara kalo ada tujubelasan.

      Iya nama salah satu pintu surga bagi orang-orang yang melaksanakan puasa di bulan Ramadhan.
      Subhanallah. kalo itu iya, terus di kumpulin gelasan disambung-sambung enggak jelas. :')

      Hapus
  19. Kesian nulis dua kali. Aku mah pasti udah bete sama manyun hahaha.

    Umur 21 aku udah mulai foya2 makeup, beda jauh sama Al Fatih ini. Tapi ya gausah dibandingin lah ya. Bukan nya semua orang punya hidup yang beda2 walaupun usia sama.*edaaan bijaaak* hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. tadi nya mau manyun juga teh.
      tapi percuma gak tiba-tiba tulisanku balik lagi kan? :')

      makeup bisa sampe bikin foya-foya ya?
      kaya fatin deh. fatin foyaa~

      Yang paling tidak jadi bisa memotivasi diri teh, harus bisa jadi orang hebat sebelia mungkin.

      Hapus
  20. 21 tahun udah menaklukan kekaisaran romawi kuno?
    haha anak jaman sekarang usia 21 tahun lagi sibuk naklukin skripsi :D

    Al Fatih memang pemuda yang luar biasa, itu dalam hadist aja disebut sebaik-baiknya pemimpin. Wih... dia sudah dipuji rosul sejak Al Fatih belum lahir... hehe

    oh km umur nya msh 18 tahun toh, masih unyu donk..
    ga ky saya, kuliah udah kelar jd nya udah ga muda lagi deh, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha. :D

      Iya kan keren. bahkan 8 abad sebelum dia lahir udah di puji, apa gak Masyaallah tuh?

      gak unyu juga si. :')
      yang penting jiwa masih muda bang.

      Hapus
  21. Ampun :' hebat banget ya Sultan Muhammad Al-Fatih ini :' di usianya yang baru 21 tahun aja udah bisa naklukin Konstantinopel :' aku aja yang udah 22 tahun belum bisa naklukin hati kamu :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan Coba lagi kaka :D

      hahaha
      yah, coba naklukin hati dosen dulu deh. biar kalo ngasih soal yang bisa dicerna oleh otak manusia gitu. :D

      Hapus
    2. Baiklah, akan saya cobaa kembali ya. Dibaaaah, kamu aku taklukin ya~ lalalala

      Wkwkwkwk boro-boro naklukin dosen -_- ngeri ah dosen itu :p mana mau dosennya ngasih soal mudah :'

      Hapus
  22. zaman dulu umur 21tahun udah jadi manusia hebat yaaa, jaman sekarang umur 21 tahun kebanyakan belum jadi apa-apa-_- ibarat telur baru pecah cangkang kulitnya-_-

    pas baca jadi inget pelajaran sejarah dulu waktu SMA. Kalo dibikin film keren kali yaa, btw setuju banget deh sama kekuatan mimpi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. masa kalah sama orang dulu? :')

      hahaha
      kan emang udah ada film nya kakak. :D

      Hapus
  23. Al-fatih adalah sosok pemuda macho jaman dulu bro.... eh, sis....
    sekarang mah se-macho-macho cowok ngga kuat ngangkat barang belanjaan emak...
    hmmmm... ya, lebih tepatnya ngga mau...
    setahu gue, di jamannya Al-Fatih jadi sultan, itu penulis yg nerbitin buku dikasih emas seberat bukunya... :v
    waw, gue lagi cari tukang jual mesin waktu nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaas keren abess

      Hih bawa belanjaan doang masa gak kuat?
      Iya apa?
      wah orang-orang balapan bikin buku paling tebel kalo gitu mah.

      Hapus
  24. pencerahan sangat al fatih yang mampu menaklukkan konstantinnopelnya ya, semoga dapet jodoh mirip al fatih deh yah.....pasti bahagia deh
    aaaamiiiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha
      iya sangat menginspirasi sosok al-Fatih ini.

      aamiinin aja deh. :D

      Hapus
  25. Ah iyaaaaa. Muhammad Al Fatih ini emang keren bangeettt. Harusnya jadi panutan anak muda Indonesia nih. Bukannya artis artis yg krn tampang aja yg dijadiin panutan.

    Yah, tulisan kecil nya terlanjur dibaca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ih, bukannya malah mengidolakan anak jalanan yang motornya cakep-cakep. anak jalanan kok kaya raya. ih gak konsisten.

      Yaaah jangan dong. :(

      Hapus
  26. PARAHHH setelah berkali-kali mendengar kata konstatinopel di buku sejarah, baru tau kalo ternyata sekarangnya Istanbul x( ini nih efek buku cuma dijadiin alas mouse sama internet cuma dijadiin buat ngumpulin likes di ig *eh._.

    Mancay ya, 21 tahun. Bener deh, beda banget sama generasi kita yang sekarang. Dimana lagi kutemukan manusia macam begitu di Indonesia? Tapi susah juga buat begitu di jaman sekarang, soalnya udah dijejelin berbagai macam alat elektronik dan pengaruh-pengaruh sampah dari lingkungan yang tidak bermanfaat.

    Btw suka kalimat ini "Kekuatan sholat di sepertiga malam. Waktu ajaib bagi seluruh umat. Waktu dimana bisikan panjang pada sejadah yang basah memantul menembus lapisan langit." ^^

    Itu ngetik dua kali, berarti jiwa Al-Fatih nya sudah tertanam, ya? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha :D
      masa buku dijadiin alas mouse. :')

      iya ih dahsyatnya. mungkin generasi sekarang terlena dengan tekhnologi.

      heuheuuu aamiinin aja deh. :')

      Hapus
  27. Keren nih! Bermanfaat banget. Gue juga pernah denger Al Fatih ini.
    Btw makasih banyak udah kasih tau film nya, makasih banyak. Gue jadi pengen banget nonton wkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah.
      Yess akhirnya aku bisa bermanfaat bagi masyarakat. Mama pasti bangga.

      hehehe :D iya sama-sama.
      selamat nonton.

      Hapus
  28. 1. Orang Konstantinopel terlalu terlena karena "benteng yang sulit ditembus", mereka gak memerhatikan perbukitan yang pada dasarnya adalah titik lemah.
    2. Al-Fatih bikin strateginya keren.. Pasti sering main Fire Emblem dan Final Fantasy Tactics nih.
    3. Film The Admiral: Roaring Currents juga keren tuh.. mirip mirip 300 yang kedua dan strateginya gila.

    Sekian 3 komen gak penting dari Om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Iya ih, dasar lemah mudah terkecoh.
      2. Iya pokoknya keren. soal sering main Fire Emblem dan Final Fantasy Tactics gua gak ngerti. bukan emaknya.
      3. Wah nggak ngerti gua soal fil-filman. tapi Insyaallah keren lah.

      Sekian jawaban komen yang gak penting dari penulis.

      Hapus
  29. Pemuda2 jaman dulu emang hebat...
    Di usia semuda itu udah bikin prestasi...
    saya mah ketika seusia itu cuman jrang jreeng jraang jreeng maen gitar di warung-nya mak Jur... hadeuuhhh... malu saia :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hyaaa.
      luar biasah.
      jrang-jreng jrang-jreng mah ngapain atuh?

      Hapus
  30. Njir umur 21 tahun udah bisa naklukin kekaisan romawi.
    Lah gue mau 21 tahun udah bisa apaan?
    Bisa ngeblog doang :v

    Paatut di contoh nih Al-Fatih, udah pinter rajin shalat lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi cisanak umur 21 tahun cuma bisa ngeblog doang? ngapa-ngapain gabisa?


      Masyaallah. jarang-jarang kan ya?

      Hapus
    2. Yah engga juga sih, juga bisa ngerjain yang lain kaya makan, minum, main game, nonton film, ngebully temen (jangan ditiru), dan tidur.

      oh iya satu lagi... Bisa napas.

      Bukan jarang lagi, udah langka itu.
      Apalagi dizaman modern kaya gini, susah cari'a
      kalo gak mau susah nyari sih fak perlu perut.
      Ini ada salah satunya yang kaya Al-Fatih :v

      Hapus
  31. Hmm.. Gue tau kisah ini dari ust. Felix siauw.. Ada bukunya juga.. Mantep tuh, katanya juga mau dibikin versi anime..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya serius?
      mau ada anime nya?

      Masyaallah. pasti keren. :3

      Hapus
  32. 21 tahun? gileeeee.. kayak Hashirama Senju
    aku mah apa atuh. *udah 22*

    BalasHapus
    Balasan
    1. hasirama senju apaan sii? -_-
      harus bisa lebih hebat dari Al-Fatih doongs.

      Hapus
  33. Ini gue pernah baca bukunya, authornya Ustadz Felix itu. Dih keren banget apalagi meriam gede nya sama beberapa pendahulu Al - Fatih yang berusaha buat jebol tembok konstatinopel. Dari baca buku tentang Al - Fatih gue sadar bahwa sesuatu yang jadi dambaan itu sulit untuk diraih, namun tak ada yang tak mungkin.


    "man jadda wa jadda"

    Yang paling merinding ketika Pas mau nunjuk Imam Sholat Jum'at setelah penaklukan, ditanya siapa yang gak pernah bolong sholat ,dhuha,tahajud sama apa deh lupa :3

    Ntar anak gue kalo laki gue namain Muhammad Al Fatih .. kalo jadinya laki sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya meriam nya juara pada masa nya yaa.
      Gila-gila.

      Yap
      Manjadda wa Jadda.
      Sholat rawatib?

      hahaha iya, semoga keturunan nya hebat-hebat dapat meneladani sifat-sifat dari sultan Al-Fatih.

      Hapus
  34. Masya'Allah, di usia 21 tahun beliau udah punya pemikiran yang luar biasa, menaklukan konstantinopel, dan bikin perubahan yang besar untuk dunia gitu. Kalo di jaman sekarang udah jarang banget ada pemuda 20+ tahun yang punya semangat kayak beliau, pemuda jaman sekarang rata-rata lebih suka hura-hura & selfie, sambil ngumpulin likes di IG xD

    Perjuangannya yang luar biasa banget, semoga anak muda jaman sekarang bisa mencontoh beliau. :"

    Aku belum nonton filmnya, harus nonton nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa. karna jarang gimana kalo kita enjadi salah satunya?

      Aamiin.

      Hapus
  35. Keren banget ya umur 21 tahun udah bisa begitu :o moga aja anak-anak muda sekarang bisa mencotoh Al - Fatih

    BalasHapus
  36. Dibah juga gak kalah keren postinganya, paling tidak gue jadi tahu ada tokoh hebat Al Fatih yang bisa naklukin Konstantinopel. Di umur 21 tahun udah luar biasa menginspirasi banget pokoknya. Mendadak jd pengin sholat tahajud padahal siang-siang huahaha

    Adeknya Dibah pasti gak kalah keren kalau udh gede.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin. ini masuk sekmen Adibah edisi Sholehah. kapan lagi kan Adibah keliatan sholehah gini?

      nng. Yaudah di bookmark sholat tahajud nya buat tar malem.

      Aamiin. gaboleh kalah keren dari kakak nya. B)

      Hapus
  37. Keknya beneran deh, dib. Lo bentar lagi jadi Artis. KOmentarnya capek gue bacanya. "GOOD JOB."

    "lah pemuda jaman sekarang? 21 tahun masih sibuk ngumpulin like instagram." entah kenapa kalimat barusan gue baca, seakan lo adalah Maria Dibah Teguh... Cerdas. *Tepuk Tangan*

    Sosok Al-Fatih emang patut diacungi jempol. Karena, sikap atau jiwa kepemimpinannya itu sungguh keren dan jujur gue baru tersadarkan satu hal. Untuk menjadikan dan mendapatkan sesuatu yang besar, bukan butuh seberapa banyak orang bisa membantu kita, tapi seberapa mampu kita memanfaatkan kekuatan yang ada dan mendapatkan hasil yg sebenarnya.

    Gue juga jadi mikir, dib. Keknya selama ini, apa ya manfaat gue buat orang lain selama ini. Suer, deh. Kalo semua Pemuda di zaman sekarang masih terus diperbudak zaman, entah akan jadi apa Negeri ini, nantinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masyaallah.
      aamiinin ajadeh mas pang. :D
      Hahaha :D ((Maria Dibah Teguh))

      Warbiyasak.

      Ayook. jangan mau diperbudak zaman. Kita harus menguasai dunia jangan malah sebaliknya.

      Hapus
  38. Keren tulisannya, Dibah. Love it :D

    21 tahun menaklukan kekaisaran Romawi kuno di Konstantinopel. Hmh, malah jadi nyerempet umur ini haha. Bisa jadi ketika umur 21 waktu itu, gua belom bisa berbuat banyak hal, apalagi untuk negara, tapi semoga gua bisa berguna setidaknya untuk orang-orang terdekat gua saat itu. Aamiin. Toh perubahan itu dimulai dari yang terkecil dulu kan, dan dimulai dari diri sendiri.

    "Lah pemuda jaman sekarang? 21 tahun masih sibuk ngumpulin like instagram" --> haha, beda zaman. Semoga aja pemuda-pemuda sekarang lebih kenal dengan sosok si Al Fatih ini, sehingga mereka terdorong semangatnya untuk membuat perubahan di umur yang masih potensial.

    Kekuatan sebuah doa, kekuatan seorang guru, dan kekuatan sebuah mimpi. Widih, paket lengkap tuh kekuatannya. Ya, nama itu emang sebuah doa. Semoga si Royyan kalo udah gede dan baca tulisan lo ini, dia menyadari niat baik kakaknya hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. terimakasih. :)

      Aamiin. sebaik-baiknya umat adalah yang bermanfaat bagi saudaranya. :)


      Hahaha iya yak, jaman dulu belom ada instagram. friendster aja belom lahir.

      Aamiin Ya Allah. Walau tak pernah terucap, Royyan bisa tau seberapa sayangnya kakak nya pada dirinya. :')

      Hapus
  39. Wedaw! keren nih postingannya..
    Alfatih termasuk salah satu tokoh inspirasi gua juga. Kita emang harus banyak2 meniru pemuda2 islam jaman dulu. Yang semangat dan pergerakannya luar biasa. Ya semoga aja pemuda Indonesia di jaman sekarang banyak yg kayak Alfatih. Meski bukan naklukin Konstantinopel, seenggaknya berjuang menegakkan agama dan negerinya.
    Btw, salam kenal Adiba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah.
      Yaak. Indonesia butuh pemuda-pemuda penggerak roda perubahan.
      Allahu Akbar.

      Salam kenal kembali. :)

      Hapus